Showing posts with label flu. Show all posts
Showing posts with label flu. Show all posts

Tips Mengatasi Flu pada Ibu Hamil

Tips Mengatasi Flu Batuk Pilek Ibu Hamil
Saat terserang influenza, pastinya kondisi badan terasa sangat tidak enak. Apalagi bagi ibu hamil, kebanyakan mereka yang terkena flu langsung pergi ke dokter untuk segera mendapat obat. 

Sebab, ibu hamil memang membutuhkan obat khusus mengingat kondisinya yang tengah berbadan dua. Jika Anda salah satu ibu hamil yang megalami hal itu, ada baiknya mencoba beberapa cara alami untuk menyembuhkan flu, seperti dilansir Boldsky: 

Minum banyak cairan 


Jika Anda terkena flu, pastikan tubuh mendapat banyak cairan. Sebaiknya pilih air hangat karena selain membantu Anda tetap terhidrasi juga meringankan hidung tersumbat. 

Tambah bantal ekstra 


Saat tidur, tambahan bantal bisa memudahkan pernapasan saat hidung tersumbat. Sebab, proses bernapas akan lebih mudah sehingga selain terbebas dari mampet, rongga hidung pun akan lebih bersih. 

Keluarkan Ingus 


Daripada menghirup kembali ingus apalagi sampai ke tenggorokan, lebih baik keluarkan ingus. Sebab, selain membuat hidung makin tersumbat, ingus yang dimasukkan lagi ke dalam bisa menghambat proses pernapasan dan berbahaya bagi kesehatan. 

Makan sup dan minum teh herbal 


Selain memberi kehangatan pada tubuh, sup juga bisa membantu meringankan pilek atau batuk. Sebab sup juga mengandung cairan, maka tubuh Anda terbantu untuk tetap terhidrasi. Jika Anda gemar menyesap teh, ada baiknya tambahkan daun tulsi atau rempah-rempah seperti cengkeh ke cangkir teh Anda. 

Hirup uap 


Ini adalah cara aman yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengatasi hidung tersumbat karena flu. Taruh sewadah air panas, dan hirup uapnya dengan menutupkan handuk di kepala. Cara ini bisa meringankan hidung tersumbat dan sakit kepala. 

Istirahat 


Flu bisa menurunkan kekebalan tubuh secara drastis. Maka untuk bertempur melawan berbagai penyakit di tengah imun tubuh sedang menurun, istirahat bisa jadi senjata untuk memperkuat imunitas. (detikhealth)


BACA JUGA : 

Perempuan Hamil dan Seafood 

Hindari ini Selama Hamil 

Hamil Muda, Bolehkah Berpuasa? 

Makanan Melawan Lelah Saat Hamil 

Paket Kesuburan dan Mempercepat Kehamilan dengan Produk Tiens
READ MORE - Tips Mengatasi Flu pada Ibu Hamil

Daftar Sayuran yang Bisa Mengatasi Flu

Daftar Sayuran yang Bisa Mengatasi Flu Pilek
Saat perubahan cuaca dari musim panas ke musim hujan, sistem kekebalan tubuh menurun sehingga sebagian besar orang lebih rentan terhadap penyakit, termasuk flu. 

Penyakit ini memang sering dianggap ringan, tapi jika terkena flu, tentu saja akan mengganggu aktivitas. Namun sebenarnya ada beberapa sayuran yang dapat membantu Anda menyembuhkan flu.  

Menambahkan sayuran ke dalam menu makanan dapat membuat Anda terhindar dari flu. Sayuran berdaun memiliki kandungan mineral dan protein yang tinggi. Karena sayuran hijau tidak hanya memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk melawan flu, tetapi juga meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan. Dengan demikian sayuran juga membantu melindungi dari gangguan lain. 

Berikut adalah beberapa sayuran berdaun yang harus dimasukan ke dalam menu makanan Anda, seperti dilansir Boldsky. 

Selada


Selada merupakan salah satu jenis sayuran berdaun yang mampu mengobati flu dengan cepat dan alami. Semangkuk selada renyah segar dicampur dengan kecambah adalah kombinasi yang baik bagi Anda dan dapat mencegah flu dan meningkatkan kekebalan tubuh Anda. 

Brokoli 


Brokoli adalah salah satu sayuran berwarna hijau yang kaya akan vitamin C yang merupakan sumber yang baik dari vitamin A, kalium, dan folat. Brokoli mungkin tidak disukai oleh banyak orang karena terkadang memiliki rasa sedikit pahit, tapi itu memiliki semua sifat-sifat yang akan menyembuhkan dalam waktu singkat. 

Kangkung 


Kangkung adalah sayuran yang sangat baik karena mengandung vitamin A, C dan K. Sayuran berdaun ini memiliki jumlah kalsium yang baik yang dapat membantu Anda mengalahkan infeksi. 

Kol 


Mungkin tidak banyak orang yang suka memakan kol. Namun, sayuran ini baik dalam mengatasi masuk angin. Kaya akan vitamin C, kol atau kubis ini baik dikonsumsi di pagi hari setelah Anda bangun tidur. 

Bayam 


Dilengkapi dengan vitamin A dan C, bayam juga kaya akan folat, sehingga menjadi salah satu sayuran berdaun terbaik untuk menyembuhkan flu. Jika Anda menderita pilek berat, pastikan Anda menambahkan bayam dalam diet harian sampai Anda sembuh. 

Sawi Hijau 


Sawi hijau sangat mirip dengan kangkung. Memakan satu porsi sawi hijau akan dapat mengurangi dan menyembuhkan flu Anda. 

Daun dandelion 


Sayuran berdaun ini berguna untuk mengatasi pilek. Namun sayuran ini sering dianggap gulma, sehingga banyak orang yang tidak memakannya. Padahal dandelion hijau memiliki beragam manfaat kesehatan, antara lain membantu meningkatkan kekebalan tubuh. (detikhealth)


BACA JUGA : 

Tangkis Penyakit di Musim Hujan 

Pilek atau alergi, bagaimana membedakannya? 

Singkirkan Flu dengan 8 Cara Jitu Ini 

Tips Sederhana Menyembuhkan Pilek
READ MORE - Daftar Sayuran yang Bisa Mengatasi Flu

Tips Sederhana Menyembuhkan Pilek

tips, sederhana, menyembuhkan, pilek
Rasa menggelitik di tenggorokan, kepala terasa berat, badan terasa pegal. Itu yang dirasakan setiap kali pilek melanda. Rata-rata orang dewasa mengalami tiga kali pilek setiap tahun, yang masing-masing berlangsung rata-rata selama sembilan hari. Demikian menurut Jane Sadler, MD, seorang dokter di Baylor Hospital, Garland, Texas. 

Tapi, lantas jangan menyerah. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghentikan pilek dan esok pun Anda akan merasa lebih baik. 

Dilakukan segera saat merasakan gejala 


1. Minum air atau jus


Tetap terhidrasi ketika merasakan gejala tenggorokan gatal dan hidung tersumbat, kata William Schaffner, MD, profesor di Vanderbilt University School of Medicine. 

2. Berkumur dengan air garam


Untuk mengurangi rasa gatal di tenggorokan, tambahkan setengah sendok teh garam pada segelas air hangat. Garam menarik keluar kelebihan air dalam jaringan tenggorokan, mengurangi peradangan, dan membersihkan lendir dan iritasi dari bagian belakang tenggorokan, jelas Philip Hagen, MD, dari Mayo Clinic. 

3. Bersihkan hidung


Gunakan semprotan hidung tepat setelah gejala flu muncul pertama dan dapat mengurangi dampaknya. Mandilah dengan air hangat. Kelembaban dari kehangatan membantu melegakan saluran hidung. 


Lakukan dua jam pertama 


1. Pergi ke toko obat


Beli pereda nyeri seperti asetaminofen untuk melawan rasa sakit. Bisa juga dengan obat-obatan yang membantu menghilangkan gejala hidung meler dan mata berair, yang mengandung dekongestan. 

2. Lewatkan obat batuk


Minumlah obat batuk tradisional dengan madu. Minum satu sampai dua sendok makan madu yang dicampurkan ke dalam air. Setelah itu tunggu apakah bereaksi pada tubuh atau tidak. 

Enam jam berikutnya 


1. Istirahat di rumah


Tubuh dapat melawan virus yang bercokol dalam tubuh lebih baik jika kita beristirahat. Itu artinya, sebaiknya tidak berangkat ke kantor beberapa hari dulu, menghindari rekan kerja, supaya mereka tidak tertular. Untuk menjaga berbagi kuman, cucilah tangan secara teratur atau gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol. 

2. Jangan lupakan cairan


Tetap minum banyak air, jus, atau teh, dan makanlah sup ayam untuk makan siang. Makan sup ayam benar-benar dapat meringankan gejala flu. 

3. Bergeraklah


Lakukan sedikit aktivitas. Olahraga ringan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tapi jaga detak jantung di bawah 100. 


Di akhir hari 


Kesempatan terakhir melawan kuman. Diet sehat membantu sistem kekebalan tubuh. Jadi pilihlah makan malam yang tinggi protein, seperit daging tanpa lemak, ikan, atau kacang-kacangan, dengan gandum seperti beras merah dan banyak sayuran yang kaya antioksidan. Mandilah air panas sebelum tidur jika badan masih terasa tidak enak. Kemudian, tidurlah dengan nyenyak. 

Hari berikutnya 


Merasa lebih baik? Jika merasa lebih buruk atau demam, mulai muntah, atau semakin sakit kepala, segera hubungi dokter. Ini bisa jadi tanda-tanda sesuatu yang lain selain pilek (seperti flu atau infeksi). Dan bisa jadi kita memperlukan obat antivirus, antibiotik, atau pengobatan lainnya. Jika sudah merasa lebih baik, jagalah rutinitas selama beberapa hari berikutnya, agar badan pun terasa bebas dari pilek. 

Anda mau mencoba? (intisari)


BACA JUGA : 

Pilek atau alergi, bagaimana membedakannya? 

Singkirkan Flu dengan 8 Cara Jitu Ini
READ MORE - Tips Sederhana Menyembuhkan Pilek

Jauhi 7 Penyakit Ini dengan Suplemen Seng, Tiens Zinc Capsules

zinc peninggi tiens, SMS 085793919595, zinc obat jerawat, zinc obat kesuburan dan seksualitas
Kulit terasa gatal-gatal, nafsu makan berkurang, rambut rontok, dan lemas bisa jadi tanda tubuh Anda kekurangan mineral seng (zinc). 

Seng adalah mineral penting yang sangat dibutuhkan tubuh, tapi sayangnya zat ini kurang dikenal baik oleh banyak orang. United States Department of Agriculture (USDA) bahkan menemukan, lebih dari 70 persen orang Amerika Serikat tidak mendapatkan asupan zinc sesuai dengan rekomendasi. Padahal, seng menjadi senjata penting untuk tubuh dalam menghadapi pertempuran melawan kuman penyakit. 

Seperti dikutip Newsmax, memenuhi kebutuhan mineral seng dapat melawan berbagai kondisi yang merusak tubuh termasuk di antaranya : 

1. Pilek: Sebuah tinjauan dari 13 percobaan yang dipublikasikan dalam Cochrane Collaboration menemukan bahwa mengonsumsi tablet hisap atau sirup yang mengandung seng dalam waktu 24 jam sejak timbulnya gejala pilek dapat menghambat perkembangan penyakit. 

Temuan tersebut juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen seng cenderung memiliki gejala lebih ringan. Kajian tersebut menyimpulkan bahwa setelah seseorang mengonsumsi suplemen seng selama seminggu, kesempatan untuk sembuh lebih besar ketimbang mereka yang mengambil plasebo. 

2. Pneumonia: Kadar mineral seng yang normal, khususnya pada orang tua dapat mengurangi berkembangnya risiko menderita pneumonia sebesar 50 persen. Sebuah penelitian terhadap 600 warga jompo yang didanai oleh National Institute of Aging and Agricultural Research Service menemukan bahwa banyak di antara orang jompo memiliki tingkat seng yang rendah dalam darah. 

Tetapi mereka yang kadar seng dalam tubuhnya normal memiliki penurunan risiko hingga 50 persen terkena pneumonia dengan konsentrasi rendah. Pneumonia adalah suatu penyakit infeksi atau peradangan pada organ paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit, dan sebagian besar diderita orang lanjut usia. 

3. Kanker: Para ilmuwan dari University of Maryland menemukan bahwa seng berfungsi untuk menekan perkembangan sel tumor pankreas dan kanker prostat yang mematikan. 

Peneliti menemukan adanya penurunan kadar seng dalam sel pada tahap awal perkembangan kanker dan pada tahap stadium lanjut. Hal ini membuat para ahli beranggapan seng sebagai pelindung dalam melawan kanker. 

4. Jerawat: Jumlah asupan seng yang cukup merupakan syarat utama bagi kesehatan kulit. Kekurangan mineral ini dapat bermanifestasi pada timbulnya jerawat. Kenapa? Karena seng mampu mengontrol produksi minyak di kulit, dan juga dapat mengontrol beberapa hormon yang bertanggung jawab terkait munculnya jerawat. 

Untuk mengurangi efek dari jerawat, ilimuwan dari University of Maryland Medical Center menyarankan untuk mengambil 30 mg tablet seng sebanyak dua kali sehari selama sebulan, dan kemudian menurunkan dosis sampai 30 mg sehari. 

5. Osteoporosis: Kekurangan zinc adalah faktor risiko untuk osteoporosis. Beberapa studi telah menemukan bahwa baik pria tua dan wanita dengan osteoporosis memiliki tingkat seng lebih rendah dalam darah mereka. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa seng dapat merangsang pembentukan tulang dan memperlambat hilangnya tulang. 

6. Degenerasi makula: Degenerasi makula adalah keadaan dimana makula mengalami kemunduran sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral. Di antara jaringan dalam tubuh manusia, mata mengandung konsentrasi tertinggi seng, sehingga memainkan peran penting dalam kesehatan mata. 

Studi terbaru menunjukkan adanya hubungan antara kekurangan seng dengan risiko perkembangan degenerasi makula terkait (AMD). 

7. Fertilitas (kesuburan): Tingkat seng yang memadai diperlukan untuk reproduksi baik pada pria maupun wanita. Penelitian telah menunjukkan bahwa insufisiensi seng pada pria menyebabkan jumlah sperma berkurang dan kelainan pada mobilitas sperma. 

Jumlah seng yang cukup pada wanita juga dapat mempromosikan pembelahan sel yang penting dalam tahap awal perkembangan janin. (kompas)


obat osteoporosis zinc, SMS 085793919595, obat kesuburan zinc, obat seksualitas zinc tiens, suplemen peninggi terbaik zinc tiens
READ MORE - Jauhi 7 Penyakit Ini dengan Suplemen Seng, Tiens Zinc Capsules

Pilek atau alergi, bagaimana membedakannya?

Hidung Anda mulai berair atau mampet? Mulai bersin-bersin? Jangan terburu menyimpulkan itu sebagai gejala pilek atau flu. Bisa jadi Anda terkena alergi. Pilek dan alergi terkadang memiliki gejala yang hampir sama. Namun ada beberapa hal yang membedakan keduanya.

Berikut adalah perbedaan gejala antara pilek dan alergi, seperti dilansir oleh ABC News.

1. Batuk

Pilek selalu diikuti dengan batuk. Seseorang yang terkena pilek pasti sering batuk. Namun hal yang sama tak selalu terjadi pada orang yang terkena alergi. Orang yang terkena alergi hanya sesekali saja batuk, tidak sesering ketika seseorang terkena pilek.

2. Rasa sakit

Orang yang pilek biasanya merasa tidak enak badan. Ada rasa ngilu pada bagian tubuh. Hal ini tidak muncul ketika seseorang terkena alergi. Alergi tidak diikuti dengan rasa tak enak badan atau rasa ngilu pada bagian tubuh.

3. Mata berair atau gatal

Orang yang terkena pilek sangat jarang sekali merasakan mata yang berair atau gatal. Sementara itu gejala ini seringkali muncul pada orang yang terkena alergi. Jika bersin atau hidung tersumbat diikuti dengan rasa gatal pada bagian mata, bisa jadi Anda terkena alergi, bukan pilek.

4. Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan biasanya muncul pada orang yang terkena pilek, namun hanya terjadi sesekali pada orang yang terkena alergi. Perhatikan, jika sakit tenggorokan sering menyertai hidung mampet atau berair, maka bisa jadi Anda terkena pilek atau flu.

5. Demam

Orang yang terkena alergi tak pernah mengalami demam. Demam hanya muncul pada orang yang terkena pilek atau influenza. Jika Anda mengalami beberapa gejala pilek diikuti demam, bisa jadi Anda terkena pilek, bukan alergi.

Dengan mengetahui perbedaan gejala di atas Anda bisa mengetahui apakah sedang terkena flu atau alergi. Jika terkena alergi, ada baiknya segera singkirkan hal yang bisa memicu alergi pada diri Anda. Selain itu, segera periksakan diri ke dokter jika terkena pilek atau alergi. (merdeka)

READ MORE - Pilek atau alergi, bagaimana membedakannya?

Singkirkan Flu dengan 8 Cara Jitu Ini

Musim hujan masih terus berlangsung. Satu hal yang dikhawatirkan saat musim hujan tiba adalah terserang penyakit flu. Pilek dan flu adalah penyakit yang paling umum kita hadapi di kehidupan sehari-hari.

Tidak ada obat instan untuk menyingkirkan demam dan flu, namun dengan pengobatan di rumah dan cara sederhana bisa membantu Anda meredakan flu. Yang harus kita lakukan adalah meningkatkan kekebalan tubuh kita dengan mengonsumsi makanan yang tepat dan sehat. 

Berikut adalah beberapa cara sederhana dan efektif untuk menyingkirkan flu, dari Boldsky.com :

1. Teh herbal : Cobalah buat teh herbal sendiri dengan menambahkan sedikit daun selasih dan jahe bersama dengan lada hitam. Ramuan ini mampu meredakan demam disertai flu.

2. Buah jeruk : Kandungan utama dari buah jeruk adalah vitamin C. Jadi, kita perlu mengonsumsi buah jeruk karena membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh kita. Meningkatkan asupan vitamin C sangat penting jika Anda merokok, karena merokok meningkatkan risiko Anda terkena flu. Buah jeruk bukan satu-satunya makanan yang kaya akan vitamin C. Kentang, paprika hijau, strawberry, dan nenas juga mampu membantu dalam penyembuhan pilek dan flu.

3. Bawang putih : Sayuran ini merupakan sumber antioksidan dan dipercaya dapat mencegah penyakit jantung. Untuk mendapatkan manfaatnya, bawang putih harus digunakan dalam setiap makanan favorit Anda.

4. Sup ayam : Banyak yang percaya bahwa sup ayam mengandung sifat penisilin alami. Sup ayam panas membantu melegakan saluran udara yang tersumbat dan memberikan lebih banyak energi. Untuk membuatnya lebih manjur, masukkanlah beberapa sayuran favorit Anda, termasuk bawang putih untuk kekuatan penyembuhan ekstra.

5. Makanan panas dan pedas : Banyak penderita flu mengonsumsi makanan pedas hanya untuk mengaktifkan pengecap rasa di lidah. Jadi, cobalah untuk memasak makanan pedas atau makanan lainnya yang mengandung bawang putih dan cabe lebih banyak.

6. Jahe : Khasiat obat dalam jahe sangat besar termasuk membantu mengobati batuk dan demam yang sering menyertai pilek dan flu. Cara terbaik menggunakan jahe dengan menambahkannya ke dalam secangkir teh.

7. Tingkatkan asupan Zinc : Menambahkan lebih banyak makanan yang kaya akan Zinc atau seng pada pola makan adalah satu cara yang baik untuk mencegah flu. Zinc juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tiram, daging merah, dan unggas merupakan sumber terbaik. Bahkan kacang-kacangan dan biji-bijian juga sumber zinc yang besar.

8. Tidur : Ya, tidur tidak hanya membuat kita merasa segar, tetapi juga menyembuhkan demam. Tidur yang baik selama 8 jam membantu Anda dalam menyingkirkan demam. (duniafitnes)














READ MORE - Singkirkan Flu dengan 8 Cara Jitu Ini
 

PENCARIAN


Kenapa Harus Obat Peninggi Badan Tiens

Obat Peninggi Badan Grow Up VS Obat Peninggi Badan Tiens

Powered by Blogger.