Showing posts with label sembelit. Show all posts
Showing posts with label sembelit. Show all posts

Daftar Buah-buahan untuk Mengatasi Sembelit

daftar buah-buahan terbaik untuk mengatasi sembelit
Setelah Lebaran menyantap makanan serba santan dan mungkin kurang serat, maka yang terjadi adalah sembelit. Bagaimana mengatasinya secara alami? Hajar sembelit dengan buah!  

Kembung, kram perut, sakit perut parah atau tidak nyaman, adalah gejala yang paling sering terjadi karena sembelit. Meski mengobati menjadi prioritas, namun kita sering menemui kesulitan untuk bisa tetap makan saat mengalami sembelit. 

Nah, untuk dapat meredakan sembelit Anda, kami sarankan menghajar sembelit dengan buah-buahan berikut ini, seperti dilansir dari healthmeup. Buah ini bukan hanya mudah dicerna tapi juga sarat dengan serat yang dapat mengobati sembelit. 

Buah kering


Buah kering seperti plum, kurma, buah ara, kismis, dan aprikot merupakan sumber serat yang baik. Plum khususnya tidak hanya mengandung serat yang tinggi tetapi juga mengandung sorbitol yang berlaku sebagai pencahar alami. 

Apel


Terutama kulitnya, mengandung serat yang baik yang dapat membantu meringankan sembelit. 

Plum


Buah ini juga dapat membantu mengobati sembelit. 

Pir


Seperti halnya apel, pir juga mengandung banyak serat terutama pada kulitnya. Makanlah buah ini beserta kulitnya untuk mengatur sistem pencernaan. 

Berries


Keluarga berri seperti stroberi, blackberry, dan raspberry, mengandung serat yang dapat membantu meringankan gejala sembelit. Buah ini juga rendah kalori. 

Pisang


Pisang pun baik untuk mengobati sembelit ringan. Tapi, pilihlah buah pisang yang sudah masak. Karena, pisang mentah justru dapat memperparah sembelit.

Nah, Anda pun dapat mengobati sembelit dengan cara alami, melalui buah-buahan tadi. (intisari)


BACA JUGA : 

Daftar Makanan yang Memicu Sembelit 

Daftar Makanan untuk Mengatasi Gangguan Pencernaan 

Ingin Anak Cerdas? Sistem Pencernaannya Harus Sehat 

Ini Alasan Kenapa Pencernaan Terganggu
READ MORE - Daftar Buah-buahan untuk Mengatasi Sembelit

Daftar Makanan yang Memicu Sembelit

daftar makanan yang memicu penyakit sembelit
Rasa tak nyaman pada perut, sulit mengeluarkan gas dan sulit buang air besar merupakan salah satu indikator dari sembelit. Umumnya karena kurang konsumsi makanan berserat seperti sayur dan juga buah. 

Agar mencukupi kebutuhan serat harus dikonsumsi sekitar 25 hingga 35 gram perhari. Namun, ada juga makanan enak yang bisa memicu sembelit, seperti beberapa makanan ini. 

Cokelat 


Bagi orang yang menderita sindrom iritasi usus besar sebaiknya jangan mengonsumsi cokelat berlebihan. Walaupun mekanismenya belum diketahui secara pasti, akan tetapi beberapa ahli mengatakan bahwa lemak yang terkandung di dalam cokelat dapat memperlambat proses pencernaan di dalam tubuh. 

Produk susu 


Laktosa dalam produk susu seperti keju dan susu dapat menyebabkan peningkatan gas dan juga kembung. Menurut salah satu studi yang dilakukan pada anak-anak di Iran, usia 1 sampai 13 tahun ditemukan bahwa produk susu bisa menjadi penyebab terjadinya sembelit. Hampir semua anak-anak atau sekitar 80 persen yang konsumsi produk susu memiliki gerakan usus yang lebih teratur. 

Daging merah 


Daging mengandung lemak yang tinggi sehingga tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencerna. Selain itu daging juga memiliki serat protein yang kuat sehingga sulit untuk dicerna. Daging merah mengandung zat besi yang tinggi, jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek sembelit. 

Pisang 


Pisang memang mengandung tinggi serat. Akan tetapi perlu berhati-hati pasalnya pisang yang belum matang dapat menyebabkan sembelit. Pisang yang mentah dapat membuat sembelit karena memiliki banyak pati yang sulit dicerna oleh tubuh. Selain itu pisang juga mengandung pektin yang dapat menarik air dari usus sehingga terjadi sembelit. 

Kafein 


Kafein merupakan stimulan yang dapat membuat gerakan usus lebih cepat. Akan tetapi minuman dan makanan yang mengandung kafein dapat menimbulkan efek diuretik yang jika kita kurang mengonsumsi air putih akan menyebabkan dehidrasi yang akan menghambat kelancaran buang air besar. (detikhealth)


BACA JUGA : 

Ini Alasan Kenapa Pencernaan Terganggu 

Kurang Konsumsi Serat Bisa Bikin Kanker Usus 

7 Makanan Pencegah Wasir 

Tiens Chitin Chitosan ~ Si Penghancur Lemak dan Racun dalam Tubuh

Tiens Double Cellulose Tablets ~ Paket Pelangsing Tiens untuk Detoksifikasi Saluran Pencernaan
READ MORE - Daftar Makanan yang Memicu Sembelit

Serat Nutrisi Penting untuk Kesehatan Pencernaan Anda

Saluran pencernaan adalah bagian tubuh yang sering mendapat keluhan saat mengonsumsi makanan. Saluran cerna ini berfungsi untuk menyerap nutrisi dalam makanan dan mengeluarkan bagian makanan yang tak diserap dari tubuh. Saat saluran cerna tidak bekerja dengan optimal, proses diet pun akan terganggu. 

Salah satu cara agar saluran pencernaan Anda tetap sehat saat berdiet adalah dengan mengonsumsi makanan kaya serat

Serat Larut dan Tak Larut 


Ditinjau dari segi kelarutannya, ada dua jenis kandungan serat yakni, serat larut dan serat tak larut. Namun, keduanya memiliki fungsi yang saling berkaitan untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan. 

Serat larut akan membantu memperlambat waktu pengosongan lambung sehingga difermentasi oleh bakteri baik yang terdapat di dalam usus lebih baik. Sedangkan serat tak larut akan membantu menahan air serta menambah berat dan volume feses sehingga lebih mudah dikeluarkan, membuat kenyang lebih lama dan juga memperlambat penyerapan gula. 

Serat dan Fungsinya 


Serat merupakan nutrisi penting untuk menunjang kesehatan. Tak hanya untuk saluran pencernaan tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut ini manfaat serat bagi kesehatan tubuh Anda. 

  • Mencegah dan mengatasi sembelit atau konstipasi 
  • Membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi nafsu makan dan membuat kenyang lebih lama 
  • Mencegah kanker kolon (usus besar) 
  • Menurunkan kolesterol 
  • Membantu dalam terapi diet untuk berbagai penyakit, terutama yang berhubungan dengan saluran cerna. 
Nasi merah, gandum, dan kacang-kacangan adalah contoh sumber makanan yang kaya serat. Serat juga bisa Anda dapatkan dalam sayuran dan buah-buahan segar seperti brokoli, buah pir, tomat, pepaya, dan masih banyak lagi. 

Tak hanya kaya serat, sayuran dan buah-buahan juga kaya akan vitamin dan mineral yang akan membantu tubuh Anda berfungsi lebih optimal. 

Nah, mulai sekarang, pastikan konsumsi serat Anda senantiasa tercukupi setiap harinya. Demi pencernaan yang sehat dan demi keberhasilan diet Anda. (duniafitnes)



Suplemen Serat Terbaik Di Dunia Tiens Double Cellulose Tablets

READ MORE - Serat Nutrisi Penting untuk Kesehatan Pencernaan Anda

Yuk, Makan Buah Salak Biar Otak ‘Encer’

Ada beragam varietas salak yang bisa kita jumpai di Indonesia, seperti salak pondoh, bali, swaru, dan condet. Salak yang sudah matang biasanya memiliki rasa yang manis, asam, dan beberapa ada yang sedikit sepat. 

Meski tumbuh di daerah tropis, namun buah salak sangat diminati oleh masyarakat Eropa dan Amerika. Masyarakat eropa dan Amerika menyebut salak dengan sebutan snake fruit, karena kulitnya yang bersisik seperti seekor ular. 

Kandungan Gizi Buah Salak

Selain memiliki bentuk yang unik dengan rasa manis dan asam, ternyata buah salak juga memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Setiap 100 gr buah salak mengandung energi sebesar 368 kilokalori, protein 0,8 gram, karbohidrat 90,3 gram, lemak 0,4 gram, kalsium 38 miligram, fosfor 31 miligram, dan zat besi 3,9 miligram. Selain itu di dalam buah salak juga terkandung vitamin C sebesar 8,4 miligram. 

Manfaat Kesehatan Buah Salak

Dengan kandungan gizi yang cukup lengkap, tidak mengherankan jika buah salak memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi siapa saja yang mengonsumsinya. Manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah salak antara lain:

1. Meningkatkan Kinerja Otak

Penelitian juga mengungkap bahwa salak diklaim mampu meningkatkan kinerja otak karena kandungan potassium dan pektin. Potassium dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang merupakan pengendali detak jantung, meningkatkan fungsi otak (mengatur kecerdasan), dan proses fisiologi penting lainnya. 

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal “Integrative Cancer Therapies” diketahui bahwa pektin berpotensi mencegah dan mengobati kanker prostat. Pektin bekerja dengan cara menghambat reproduksi sel kanker serta menurunkan risiko terjadinya apoptosis, yaitu sel yang memprogram kematiannya sendiri. 

2. Menjaga Kesehatan Mata

Buah salak mengandung betakaroten yang efektif untuk menjaga dan memelihara kesehatan mata. Penelitian menyebutkan bahwa kandungan betakaroten buah salak lebih besar 5,5 kali dari buah mangga, dan 5 kali lebih besar daripada semangka. 

Jika Anda bosan dengan jus wortel , membuat jus salak bisa menjadi alternatif yang tepat untuk menjaga kesehatan mata Anda. 

3. Mencegah Sembelit

Ada mitos yang berkembang jika mengonsumsi buah salak dapat mengakibatkan susah BAB. Padahal mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurut F.X. Wahyurin Mitano, ahli gizi dari RSUD dr Soetomo, sebaiknya saat mengonsumsi buah salak jangan dibuang kulit arinya. 

Sebab dalam kulit ari itulah terdapat kandungan serat. Kandungan serat itulah yang dapat mengurangi kemungkinan mengalami sembelit setelah mengonsumsi buah salak. Salak juga diperkaya dengan tanin, zat yang dikenal sebagai anti diare. Hal yang sama juga berlaku saat Anda mengonsumsi buah jeruk. 

Saat mengonsumsi jeruk sebaiknya jangan hanya dimakan bulirnya saja, tetapi makan juga pembungkus bulir jeruknya, karena pembungkus bulir tersebut mengandung serat tinggi untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. 

4. Membantu Program Diet

Kandungan serat yang tinggi pada buah salak akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa menghindarkan Anda untuk makan dalam porsi besar. Baik dikonsumsi bagi Anda yang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan. 

Nah, mulai sekarang jangan ragu lagi menambahkan buah salak ke dalam menu harian Anda. (duniafitnes)

READ MORE - Yuk, Makan Buah Salak Biar Otak ‘Encer’

Ini Alasan Kenapa Pencernaan Terganggu

Pencernaan terganggu disebabkan oleh beberapa faktor seperti mengkonsumsi makanan tertentu ataupun makan dan minum dengan cepat. Jenis permasalahan yang terjadi akibat hal itu adalah perut kembung, sembelit, mulas, dan sebagainya. Ini dia alasan kenapa pencernaan terganggu dan apa saja jenis gangguan tersebut : 

Bersendawa

Hal ini terjadi karena makan atau minum dengan cepat sehingga udara masuk. Makan permen karet, makan permen keras, dan minum minuman berkarbonasi juga dapat menyebabkan sendawa. Untuk mencegahnya, minumlah secara perlahan dan hindari mengunyah permen karet untuk jangka panjang. 

Perut kembung 

Dapat terjadi karena mengkonsumsi kembang kol, kol, brokoli, kacang panjang, dan juga minuman berkarbonasi. Cobalah berjalan selama 5-10 menit dan tidak berbaring setelah makan untuk membantu meringankan masalah ini. 

Gas dalam perut 

Terbentuk dalam usus karena adanya bakteri yang bekerja sehingga gas keluar dari dubur. Keluarnya gas sebanyak 10-15 dalam sehari masih dianggap normal. Pembentukan gas dalam perut dapat terjadi karena terlalu banyak serat dalam diet dan juga mengkonsumsi makanan seperti hasil olahan dari susu, brokoli, kol, dan kembang kol. 

Mulas atau refluks asam 

Disebabkan asam lambung tumpah ke esofagus (kerongkongan/pipa makanan) dan membuat iritasi yang tak terlindungi dari esophagus. Mulas dapat terjadi setelah mengkonsumsi makanan pedas, makanan goreng, dan makanan cepat saji. Selain itu, berbaring setelah makan, dehidrasi, merokok, dan minum alkohol juga berkontribusi menimbulkan mulas. Hindari tembakau dan makanan yang dapat meningkatkan kadar asam dalam perut seperti coklat, kopi, minuman kafein, tomat, makanan digoreng, dan makanan berlemak. 

Sembelit 

Terjadi karena pengeluaran tinja jarang terjadi (kurang dari tiga kali seminggu) sehingga menyebabkan tinja keras, kecil, dan sulit dikeluarkan. Hal ini dapat disebabkan kurangnya zat atau cairan dalam makanan, faktor medis seperti efek samping dari obat, dan akibat stress berlebih. 

Usir pencernaan yang terganggu tersebut dengan lebih memperhatikan apa yang kita makan, usahakan untuk tidak stress dan juga jangan langsung tidur setelah makan. Jalan kaki selama 10 menit setelah makan sangat disarankan. (jawaban)



READ MORE - Ini Alasan Kenapa Pencernaan Terganggu

Serat Bila BAB Terhambat

Masalah buang air besar (BAB) memang gampang-gampang susah. Sekali waktu, BAB lancar bahkan lancar sekali sampai-sampai sulit direm. Kali lain, BAB ngadat bahkan sampai berhari-hari mampet. Ketika akhirnya berhasil, rasanya sampai keluar keringat dingin. 

Kalau sampai hal seperti sering terjadi, sama saja dengan menyimpan sampah di perut yang bisa berefek keracunan. Bisa saja ampas yang membandel itu dipaksa keluar dengan mengonsumsi suplemen serat atau obat pencahar yang banyak muncul di iklan televisi atau koran/majalah. Tapi, kata para ahli, sebaiknya jangan. Kebiasaan minum obat pencahar bisa mengakibatkan iritasi usus besar dan usus jadi malas. Usus maunya terus-menerus dipasok obat pencahar. 

Sebaiknya, cara seperti itu baru dilakukan kalau bermacam cara lain sudah dicoba tapi tidak membuahkan hasil. Kalau tidak ada masalah kesehatan lainnya, cara alami dengan mengubah pola makan pasti dapat mengatasi masalah sembelit. 

Berikut ini tips pola makan agar BAB lancar. 

Serat penting sekali untuk urusan sembelit

Dalam proses perjalanan di sistem pencernaan, serat menciptakan gerakan peristaltik usus yang sifatnya memperlancar proses pembuangan sisa-sisa makanan sehingga tak tertunda di usus besar. Bila sampai ada sisa makanan yang mondok di usus besar, usus akan berkesempatan terus-menerus menyerap air dari sisa-sisa makanan sehingga akhirnya ampas makanan keras dan sulit dikeluarkan. Sembelit pun terjadilah. 

Selain membantu menyerap air, serat juga mengikat asam empedu di usus yang menurunkan kadar kolesterol dan menghindarkan kita dari kanker usus besar. Serat ada yang bersifat larut air, ada pula yang tidak larut air. Keduanya terdapat pada sejumlah bahan makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, roti gandum, beras yang masih berkulit ari, sereal, umbi-umbian, rumput laut, dan agar-agar. Umumnya, komponen serat tidak larut lebih dominan daripada yang larut. 

Setiap kali kita makan hendaknya tidak lupa memasukkan kedua jenis serat tersebut. Jumlah yang dianjurkan adalah 25 g/hari dan perlu dimakan dengan jadwal teratur. 

Kurangi lemak, termasuk gorengan dan junk food karena jenis makanan ini cuma kaya asam lemak jenuh dan hampir tidak berserat. 

Banyak minum penting sekali bila makan bahan makanan berserat tinggi maupun suplemen serat. Air berfungsi melunakkan sisa-sisa makanan sehingga feses menjadi mudah dikeluarkan. Dianjurkan agar kita selalu minum air sebanyak 8 – 10 gelas per hari. Bisa juga diselingi dengan jus buah segar. Namun, minuman berkafein, bersoda, beralkohol, serta teh perlu dibatasi, cukup 2 cangkir saja setiap hari. 

Perubahan pola makan yang disertai dengan perubahan pola hidup diharapkan akan memperlancar urusan ke belakang yang sempat terhambat sehingga tak lagi membuat Anda berkeringat dingin. (Menu Sehat)



Double Cellulose Tablets ~ Serat alami dari jagung, efektif untuk membantu membersihkan saluran pencernaan
READ MORE - Serat Bila BAB Terhambat
 

PENCARIAN


Kenapa Harus Obat Peninggi Badan Tiens

Obat Peninggi Badan Grow Up VS Obat Peninggi Badan Tiens

Powered by Blogger.