Sudah Diet, Kok Bobot Tidak Turun?

Suatu hari Anda bertemu seorang teman yang berhasil menurunkan bobot tubuh. Mungkin Anda merasa iri, tetapi yang jelas Anda penasaran dengan rahasianya. 

Setelah ia membongkar rahasia dietnya, Anda pun ingin mencobanya. Tetapi, diet yang Anda coba tak sukses. Lalu apa yang salah? Sangat mungkin Anda tidak melakukan sesuatu yang salah. Bisa saja strategi diet teman Anda tidak cocok untuk Anda. 

1. Mulailah dengan olah raga 

Semua orang tahu dibutuhkan kombinasi diet dan olahraga untuk menurunkan lemak tubuh, namun para peneliti sekarang percaya bahwa yang terbaik untuk menurunkan bobot tubuh adalah olah raga, yang akan menentukan sukses tidaknya langkah selanjutnya. 

"Setelah Anda menginvestasikan waktu dalam latihan sehari-hari, Anda akan termotivasi untuk membuat perubahan pola makan," kata John Foreyt, PhD, direktur, Baylor College of Medicine. 

2. Bikin rencana latihan yang ambisius 

Alih-alih mengatakan "Saya akan berolahraga tiga kali seminggu," rencanakan untuk berolahraga setiap hari, bahkan jika Anda tahu Anda tidak akan berhasil. Sebagian besar dari kita mencapai hanya 60 persen dari target mingguan, ini temuan dari penelitian University of Florida. 

Jadi jika Anda berencana untuk olahraga selama satu jam setiap hari, Anda mungkin akan berhasil melaksanakan tiga atau empat latihan seminggu. Tidak buruk, bukan? 

3. Buat olahraga lebih menyenangkan 

Satu atau dua jam latihan membutuhkan dedikasi. Sebuah studi terbaru dari Fairleigh Dickinson University menemukan bahwa perempuan yang mendengarkan musik sambil berjalan kehilangan berat badan dua kali lipat dibanding mereka yang tidak. 

“Musik membuat Anda berjalan lebih sering setiap minggu,”kata peneliti utama studi tersebut, Christopher A. Capuano, PhD. 

4. Batasi pilihan makan 

"Terlalu banyak pilihan menu sebenarnya merangsang nafsu makan," jelas Hollie Raynor A., PhD, RD, asisten profesor riset di Brown Medical School. 

"Jika Anda dihadapkan dengan satu ton pilihan, Anda mungkin ingin mencoba lebih banyak." Batasi keragaman makanan dengan makan malam di rumah bukannya makan di luar. 

5. Buatlah jurnal kebugaran 

Sebuah jurnal yang akurat memungkinkan Anda untuk menganalisis secara objektif apa yang Anda makan dan alasan memakannya. "Tapi bahkan lebih dari itu, jurnal akan membantu Anda untuk tetap berkomitmen pada tujuan Anda," kata Daniel S. Kirschenbaum, PhD, direktur, Center for Behavioral Medicine & Sport Psychology di Chicago, serta penulis buku The Healthy Obsession Program

6. Jaga kalori akhir pekan 

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa pada akhir pekan, orang cenderung makan sekitar 82 kalori lebih per hari dibandingkan pada hari kerja, kebanyakan dari yang dimakan itu adalah lemak. 82 kalori tidak terdengar seperti banyak, tapi setelah satu tahun akan menjadi tambahan dua kilogram. Akhir pekan biasanya waktu untuk bersenang-senang, lewati acara makan keluar dan carilah cara lain untuk bersantai. 

7. Pesan makanan pertama 

Ketika Anda makan di luar, jadilah yang pertama untuk memesan makanan. "Anda dapat dipengaruhi oleh keputusan makanan orang lain," kata Gerard J. Musante, PhD, seorang psikolog klinis dan pendiri Structure House, North Carolina, AS. Jika semua orang memesan burger dan kentang goreng, misalnya, Anda akan lebih cenderung untuk mengikuti arus. Pesanlah salad dan ikan bakar. (kompas)









 

PENCARIAN


Kenapa Harus Obat Peninggi Badan Tiens

Obat Peninggi Badan Grow Up VS Obat Peninggi Badan Tiens

Powered by Blogger.