Kiat Berpuasa untuk Warga Lanjut Usia

Puasa memiliki banyak manfaat kesehatan, antara lain memperbaiki tekanan darah dan meningkatkan kekebalan tubuh. Karena itu orang yang sudah berusia lanjut dan dalam kondisi sehat tetap bisa berpuasa. 

Sebelum menjalankan ibadah puasa, lansia disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, terutama jika menderita penyakit kronik. 

"Boleh saja berpuasa jika penyakitnya terkontrol, kalau pun perlu minum obat tertentu waktunya bisa digeser saat sahur dan berbuka," kata dr.Purwita Sari, Sp.PD- konsultan geriatri. 

Lansia yang menderita penyakit akut atau diabetes dan tekanan darahnya tak terkendali, sebaiknya tidak berpuasa. 

Pola makan selama berpuasa juga harus dijaga dengan kebutuhan kalori sama dengan ketika tidak berpuasa. Batasi makanan yang digoreng dan berlemak tinggi. 

Berikut adalah beberapa kiat menjalankan puasa dengan sehat untuk warga lanjut usia. 

1. Konsumsi cairan 

Lansia sedikitnya mesti mengkonsumsi 8-10 gelas cairan perhari untuk mencegah dehidrasi. Tidak disarankan mengkonsumsi teh dan kopi yang berefek diuretik. 

"Kalau jus masih boleh asal tidak pakai gula tambahan," kata Purwita. 

2. Asupan gizi seimbang 

Konsumsi gizi harus seimbang dengan membatasi makanan yang lebih cepat dicerna seperti gula. 

"Lansia dengan metabolime dan fungsi tubuh yang menurun biasanya tak lagi merasa lapar karena itu harus diingatkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi meski tidak lapar dan haus," katanya. Total jumlah kebutuhan kalori bisa dibagi menjadi 40 persen saat sahur, 50 persen saat berbuka, dan 10 persen usai shalat tarawih atau sebelum tidur malam. 

3. Perbanyak serat 

Perbanyak konsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka. Untuk sahur, perbanyak karbohidrat kompleks seperti beras merah atau roti gandum sehingga perut tidak mudah lapar di siang hari. 

4. Olahraga 

Jika kondisi fisik memungkinkan, lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk menjaga kebugaran. Menurut Purwati, sholat tarawih bisa mengeluarkan 100-200 kalori. Hal tersebut sudah cukup untuk menjaga kebugaran. 

"Yang penting diingat, kalau memang tidak kuat jangan ragu untuk segera mengakhiri," katanya. (kompas)


BACA JUGA : 

Cegah Peningkatan Berat Badan Saat Berpuasa 

Hamil Muda, Bolehkah Berpuasa?
 

PENCARIAN


Kenapa Harus Obat Peninggi Badan Tiens

Obat Peninggi Badan Grow Up VS Obat Peninggi Badan Tiens

Powered by Blogger.