Studi: Lemak di Paha Berisiko Penyakit Jantung

Lemak gluteal di bagian bawah tubuh mengeluarkan dua protein dengan jumlah abnormal, yang bisa menyebabkan resistensi insulin yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Orang gemuk banyak mengalami penumpukan lemak di perut. 

Para peneliti mengatakan, mereka memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit jantung dan diabetes. Namun, sebuah studi baru mengungkapkan fakta lain yang tak kalah menarik. 

Menurut studi baru, diketahui bahwa orang-orang yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir -- dimana penumpukan lemak terjadi di paha -- juga berisiko menderita penyakit jantung.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari UC Davis dan dilaporkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, melaporkan bahwa lemak gluteal yang disimpan di bagian bawah tubuh mengeluarkan dua protein dengan jumlah abnormal. 

Protein ini dapat menyebabkan peradangan dan resistensi insulin yang merupakan faktor risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. 

Resistensi insulin itu sendiri mengacu pada sekelompok faktor risiko yang berkembang biak penyakit jantung dan diabetes lima kali lipat. Faktor risiko termasuk ukuran pinggang besar, rendahnya tingkat kolesterol baik, tekanan darah tinggi, resistensi insulin, dan kadar trigliserida tinggi.

Dalam studi tersebut, pemimpin penelitian Dr Ishwarlal Jialal dan timnya melibatkan 45 pasien dengan resistensi insulin awal dengan tiga faktor risiko. Semua responden melakukan tes darah, gula darah, dan tekanan darah. Tingkat protein mereka juga diperiksa dan beberapa jaringan di bokong.

Alhasil tim peneliti menemukan, bahwa jumlah lemak gluteal ternyata mempengaruhi jumlah protein dalam responden yang menderita resistensi insulin. Meskipun protein dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan rendahnya tingkat kolesterol baik. 

Beranjak dari temuan itulah mereka menyimpulkan, bahwa lemak di paha dan bokong tidak boleh disepelekan. Ini dikarenakan lemak juga dapat memicu penyakit jantung. (beritasatu)



 

PENCARIAN


Kenapa Harus Obat Peninggi Badan Tiens

Obat Peninggi Badan Grow Up VS Obat Peninggi Badan Tiens

Powered by Blogger.