Inilah 4 Tanda Fisik Tunjukkan Resiko Serangan Jantung

Sebuah hasil penelitian memaparkan bahwa penampilan fisik seseorang dapat menunjukkan prediksi resiko serangan jantung. 4 (empat) ciri fisik yang dapat memprediksi faktor resiko serangan jantung adalah: 

1. Kebotakan pada ubun-ubun.
2. Penipisan garis rambut di dahi.
3. Deposit lemak di sekitar kelopak mata berwarna kekuningan.
4. Kerutan pada daun telinga. 

Ciri-ciri tersebut dapat menunjukkan usia biologis seseorang. Memiliki sedikitnya tiga ciri fisik tersebut mengindikasikan lebih besarnya resiko serangan jantung. Deposit lemak berwarna kekuningan di sekitar mata sebenarnya adalah timbunan kolesterol dan merupakan tanda kuat yang dapat menunjukkan apakah seseorang beresiko terhadap serangan jantung. 

Penelitian dilakukan terhadap 10.885 orang berusia di atas 40 tahun di Inggris. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki bawaan kolesterol yang tinggi padahal kondisi tersebut menyebabkan tubuh tidak dapat membersihkan kolesterol jahat. 

Di awal penelitian, tim peneliti dari Universitas Copenhagen mencari keempat tanda fisik tersebut dari para responden. Selain ciri fisik, para peneliti juga memperhitungkan faktor resiko tradisional seperti kegemukan, kebiasaan olahraga, merokok dan sebagainya. Dalam presentasinya di pertemuan American Heart Association tahun 2012, tim peneliti mengatakan bahwa mereka yang memiliki keempat ciri tersebut paling beresiko tinggi terkena serangan jantung. 

“Tanda yang tampak dari penuaan itu dapat merefleksikan usia biologis dan fisiologis, bukan usia kronologis. Pemeriksaan fisik ini seharusnya jadi bagian dari pemeriksaan dokter pada pasiennya,” ungkap ketua peneliti Dr. Anne Tybjaerg-Hansen. 

Penelitian sebelumnya menunjukkan kerontokan rambut dan kebotakan pada pria, terutama di bagian ubun-ubun merupakan indikasi adanya gangguan jantung. Riset yang dilakukan tim dari Harvard Medical School juga menunjukkan pria yang mengalami kebotakan di area ubun-ubun resiko terkena penyakit jantung naik 36 persen. 

Kebotakan dikaitkan dengan penyakit jantung karena menunjukkan kadar testosteron. Makin tinggi kadar hormon pria, makin tinggi resikonya untuk terkena gangguan jantung. Teori lain menyebutkan berkurangnya suplai darah ke akar rambut sehingga rambut rontok dan botak berkaitan erat dengan sirkulasi darah yang buruk. Sementara itu kerutan di daun telinga menunjukkan adanya kerusakan pembuluh darah serta sirkulasi darah yang tidak lancar. 

Kesehatan adalah anugerah yang dapat dinikmati manusia selama hidup di muka bumi. Penelitian demi penelitian yang ada semakin mempermudah manusia untuk mengenali dan mencegah terjadinya penyakit yang berbahaya. Jadi bagi Anda yang merasa memiliki ciri-ciri fisik tersebut, tak ada salahnya jika Anda memeriksakan diri Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. (jawaban) 



 

PENCARIAN


Kenapa Harus Obat Peninggi Badan Tiens

Obat Peninggi Badan Grow Up VS Obat Peninggi Badan Tiens

Powered by Blogger.